IDCon18: Disruption Technology Digital dalam Industri 4.0

IDCon18

Jakarta – Industrial Conference Initiative bersama APSTV salah satu brand unggulan PT Infokom Elektrindo akan menggelar Indonesia Digital Innovation Conference 2018 (IDCon18) yang akan di gelar di The Ritz Carlton Hotel Pacific Place Jakarta pada tanggal 11 Desember 2018. DIDCon18 kali ini mengambil tema Conquering Unpredictable era dalam industri 4.0, salah satunya adalah bagaimana menghadapi Disruption Technology Digital yang sangat cepat.

Menanggapi  hal tersebut Director Marketing OVO Johnny Widodo mengatakan Indonesia saat ini telah masuk revolusi industri ke-4 atau Industri 4.0. Industri sendiri menurut Johnny Widodo dibagi menjadi dua yaitu industri konvensional dan modern. Kalau dari industri konvensional sebetulnya dampak dari revolusi industri ke-4 ini lebih banyak dilihat dari sisi otomisasi, dengan adanya bantuan technology di proses manufaktur, sangat membantu industri untuk lebih kompetitif dan efisien, karena banyak proses yang tadinya dilakukan dengan manual dengan tenaga orang, sekarang dilakukan dengan menggunakan tenaga mesin sehingga dari sisi waktu lebih cepat, produk yang dihasilkan lebih dapat terprediksi dan cacat produksi dapat di minimalisir, namun dengan peralihan mesin tersebut, maka predictive dan preventive maintenance menjadi hal yang penting untuk dilakukan untuk menjaga kondisi mesin agar investasi yang telah dikeluarkan sesuai dengan pemakaian mesin tersebut, dengan adanya teknologi tentunya membuat industri harus lebih kreatif dalam menentukan investasi yang tepat serta memberikan added value terhadap proses manufaktur itu sendiri. Kalau industri modern tentunya ini sudah sangat jelas sekali, dampak dari industri 4.0 atau digital era dapat dilihat dari banyaknya industri modern yang muncul saat ini, industri modern ini mungkin  bisa dikatakan perusahaan-perusahaan startup, dimana memanfaatkan teknologi untuk membuat proses lebih mudah contohnya adalah Fintech (Financial Technology) yang sudah banyak mengadaptasi konsep industri 4.0.

Sementara itu masih menurut Johnny, banyak sekali kesempatan yang dapat dimanfaatkan industri di era digital saat ini, karena Indonesia banyak sekali bonusnya, misalnya dari sisi geografisnya, banyaknya kaum millenial, Banyaknya smartphone penetrations, hingga banyaknya orang yang menggunakan smartphone untuk transaksi perbankan. Dari sisi pemerintah yang sebelumnya lebih bersifat meregulasi saat ini sudah melakukan  akselerasi contohnya seperti signbox policy bahkan pemerintah juga membangun infrastruktur seperti palapa ring yang saat ini sedang di bangun.

Untuk bisa menghadapi unpredictable era dalam industri 4.0 yang pertama kali harus dilakukan adalah harus merubah mindset, yang kedua kalau mindsetnya sudah bener mereka harus berani untuk investasi karena untuk masuk keranah digital investasinya cukup besar, yang ketiga mendengarkan keinginan customer, membuat satu produk yang bisa menyelesaikan masalah customer tersebut. Nanti kita akan bahas tuntas dalam IDCon18, Pungkas Johnny.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Iwan Sumarwan, General Manager Partnership and Digital Media PT Infokom Elektrindo, ditemui ditempat berbeda Iwan mengatakan bahwa Indonesia saat ini telah masuk era digital, hal tersebut ditandai dengan banyaknya perubahan bisnis model diberbagai sector industri, tidak terkecuali bisnis advertising seperti PT Infokom Elektrindo yang melakukan perubahan dalam hal organization concept dan pembuatan konsep bisnis baru di bidang ICT Solution. Menurut Iwan, era disruptif teknologi yang berkembang begitu cepat sekarang ini harus direspon cepat oleh pemerintah melalui pembuatan kebijakan-kebijakan yang strategis, untuk dapat mensupport industri di Indonesia untuk dapat tumbuh dan berkembang mengikuti perkembangan teknologi yang sedang terjadi. Untuk dapat melewati tantangan teknologi yang masih akan terus berkembang dan tidak dapat terprediksi ini, menurut Iwan regulator dan pemangku kebijakan lainnya perlu mempertimbangkan 3 aspek antara lain: Fasilitas penyedia  Platform, Dukungan Konektifitas serta mengantisipasi hambatan dan tantangan dalam perkembangan ekonomi digital. Oleh sebab itu seluruh stakeholder industri mempunyai peran yang sama untuk dapat memajukan industri di Indonesia, tambah, Iwan.

Banyaknya peluang serta tantangan yang timbul dari trend digital yang terjadi saat ini, tidak hanyak memberikan dampak bagi para pemangku kebijakan, tetapi juga pelaku industri, akademisi sebagai penyedia sumber daya manusia yang kompeten dan produkstif, juga berpengaruh terhadap perilaku konsumen dan bisnis model. Oleh sebab itulah IDCon18 ini diharapkan mampu menjembatani seluruh stakeholder industri darimulai pemangku kebijakan, akademisi, pelaku dan pemilik indusri serta pengamat ekonomi industri khususnya ekonomi digital untuk dapat berdiskusi dan sharing mengenai perkembangan industri dan bagaimana industri dapat lebih siap dalam menghadapi berbagai tantangan yang “unpredictable” terutama terkait perkembangan arus teknologi dan informasi yang berkembang sangat pesat saat ini, sehingga industri Indonesia lebih mampu dalam menghadapi tantangan maupun trend industri yang akan terjadi di masa yang akan datang. Saat ini Indonesia sudah  memasuki era industri 4.0, dimana akan ada proses digitalisasi didalam semua sektor industri. IDCon18 ini diadakan untuk  para pelaku industri agar siap menghadapi era industri 4.0. Pungkas Anten Rahmith, Founder Industrial Conference Initiative dalam penjelasannya mengenai tujuan penyelenggaraan Indonesia Digital Innovation Conference 2018 atau IDCon18.

Dan kami berharap IDCon18 ini bisa bermanfaat dan memberikan kontribusi untuk perkembangan industri di Indonesia.  Untuk informasi terkait acara IDCon18, penjualan tiket dll, dapat dilihat pada Website www.iciindonesia.com dan www.infokom.id serta Sosial media kami @iciindonesia , @icitalks, @apstv.id @infokomelektrindoofficial”. Tambah Anten


PT INFOKOM ELEKTRINDO HADIR SEBAGAI PEMBICARA DALAM ACARA APSCC SATELLITE CONFERENCE AND EXHIBITION 2018

PT INFOKOM ELEKTRINDO HADIR SEBAGAI PEMBICARA DALAM ACARA APSCC SATELLITE CONFERENCE AND EXHIBITION 2018

Jakarta 3 Oktober 2018, Asia Pasific Satellite Communication Council (APSCC) mengadakan APSCC Satellite Conference and Exhibition 2018, Mulai 2-4 Oktober 2018 di Shangrilla Hotel Jakarta, Indonesia. APSCC sebagai non-profit international organization, memiliki misi untuk mempromosikan pertumbuhan industri satelit dan meningkatkan efisiensi  dari  layanan dan bisnis menggunakan satelit di kawasan Asia Pasifik.

Committee Chair, APSCC 2018 Conference, Patrick M. French Mengungkapkan, “Atas nama Program Committee, saya ingin mengucapkan selamat datang di Jakarta dalam acara The 21th APSCC Satellite Conference and Exhibition. The Asia Pasific Satellite Industry melihat perubahan signifikan dengan adanya rencana peluncuran satelit nasional terbaru, dan layanan High Throughput Satellite (HTS) dengan kapsitas yang lebih besar, serta dampak baru dari MEO dan LEO constellations yang semakin terasa di kawasan Asia Pasifik meskipun masih diperlukan beberapa tahun lagi untuk diluncurkan. Ujar Patrick.

Patrick Menambahkan, beberapa tahun terakhir, tuntutan dalam industri Satelit C-Band dan hambatan untuk masuk kedalam industri  terus meningkat untuk beberapa negara. Tetapi, saat ini ada peluang baru yang muncul. Terutama satelit multifungsi milik pemerintah yang didukung oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) di Indonesia.

Bertindak sebagai pembicara dalam sesi Indonesia Service Providers, General Manager Operasional dan Engineering PT Infokom Elektrindo, Denny Kurniawan mengungkapkan.”Penggunaan HTS di Indonesia sudah ada sejak satelit IPSTAR pada tahun 2005, namun belum massive. Saat ini penggunaan HTS di persiapkan untuk proyek USO yang rencananya akan beroperasi dan di implementasikan pada akhir tahun 2018”. Atau awal 2019 dengan kapasitas sekitar 10-15 Gbps. Sedangkan untuk HTS SMF (Satelit Multi Fungsi) akan beroperasi pada tahun 2011/2023 di Indonesia dengan kapasitas hingga 80-100 Gbps”.

Manfaat untuk Indonesia adalah broadband dengan kapasitas besar, sehingga meningkatkan pemenuhan kebutuhan kapasitas internet sesuai demmand. Karena, internet menjadi enabler ekonomi dan dengan adanya HTS akan menambah akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia. dan PT Infokom Elektrindo akan memulai menggunakan HTS di proyek BAKTI pertengahan 2019. Tambah Denny.

Denny berharap, kedepanya pemerintah akan tetap menjaga ekosistem industri vsat di Indonesia agar tetap berjalan dengan baik dan juga kerjasama antara operator penyedia jasa termasuk penyedia perangkat dalam menjalankan bisnis vsat ini.

Sesuai dengan tema acara #SATECHconnect, Panitia APSCC 2018  berusaha untuk menghubungkan pelaku industri yang ada, pelaku bisnis lokal, dan pemain baru melalui program conference dalam rangka untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Pungkas Patrick.


Industrial Conference Initiative (ICI) Gandeng APSTV Selengarakan IDCON18

Indonesia Conference Initiative (ICI) Gandeng APSTV Selengarakan IDCon18

Industrial Conference Initiative (ICI) Gandeng APSTV Selengarakan IDCON18

Jakarta- Digital Technology saat ini sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat, Disruption Technology tidak bisa di bendung  lagi dan apabila tidak di imbangi dengan informasi serta implementasi yang baik akan sangat berpengaruh bagi perkembangan sebuah perusahaan bahkan seluruh sektor  industri di Indonesia.  Memasuki  industri 4.0 setiap perusahaan bahkan individu dituntut untuk bisa berinovasi dalam menghadapi  Disruption Technology Digital  yang sangat cepat.

Melihat hal tersebut Industrial Conference Initiative (ICI) bersama  APSTV akan menyelengarakan Indonesia Digital Innovation Conference 2018 (IDCon18). APSTV Sendiri merupakan brand unggulan dari PT Infokom Elektrindo yang sedang mengembangkan ICT Solutions salah satunya di ranah media digital advertising. Ditemui di Gedung MNC, Direktur ICI Reiko Nishio Yana Gita mengungkapkan ”IDCon18 merupakan wadah yang dibuat untuk para pelaku industri di Indonesia untuk mengetahui Dampak dan manfaat dari perkembangan teknologi digital. Saat ini Indonesia sudah  memasuki era industri 4.0, dimana akan ada proses digitalisasi didalam semua sektor industri, IDCon18 ini diadakan untuk  para pelaku industri agar siap menghadapi era industri 4.0 ” Ungkap Reiko.

Selaras dengan ICI, General Manager Sales Division 3 PT Infokom Elektrindo, Iwan Sumarwan Mengatakan “ Sebagai Partner ICI dalam IDCon18 kami berharap para peserta yang ikut nanti akan terinspirasi dari beberapa narasumber dan para pelaku bisnis yang akan hadir di IDCon18, terinformasi terkait perkembangan teknologi digital yang sangat cepat, bagaimana dampak dan solusinya, serta penerapan dalam implementasi di setiap sektor industri dalam era industri 4.0 yang susah untuk di prediksi”, ujar iwan.

Iwan menambahkan, APSTV akan menjelaskan pengalamannya tentang  iklan dapat digunakan untuk membangun citra jangka panjang untuk membangun suatu produk atau direct selling. Media placement dengan teknologi terbaru memberikan kemudahan bagi para perusahaan atau individu untuk mencapai public dalam waktu singkat,  tepat sasaran, jangkauan yang luas dengan biaya yang efisien.

IDCon18 akan dihelat pada 11 Desember 2018 di Ritz Carlton Hotel Pacific Place Jakarta yang akan diikuti lebih dari 500 peserta dari berbagai macam industri.  IDCon18 terdiri dari Conference dan Talkshow. Conference akan menghadirkan beberapa narasumber dari berbagai sector industry di Indonesia dengan mengangkat tema “Digital Innovation in Various Industry” menghadirkan pembicara seperti Nandi Juliyanto Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Johnny Widodo Direktur OVO, serta Sonny Effendhi Direktur PT Indolakto. Sesi Talkshow akan menghadirkan diskusi menarik diantara pemangku kepentingan industry, yaitu pemerintah, akademisi, dan praktisi serta pelaku industry, diantaranya Harris Munandar, Sekretaris Jendral Kementrian Perindustrian RI, Prof. Dr. Dradjad Irianto dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Veronica Utami, Head Of Marketing Google Indonesia, serta Adhi Siswaya Lukman, Chairman GAPMMI, dengan mengangkat topik diskusi “Indonesia Towards World’s Strongest Economies 2030” yang dipandu oleh Heru Sutadi salah satu pengamat ekonomi digital. “Kami Berharap IDCon18 ini bisa bermanfaat dan memberikan kontribusi untuk perkembangan industri di Indonesia.  Untuk informasi terkait acara IDCon18, penjualan tiket dll, dapat dilihat pada Website www.iciindonesia.com dan www.infokom.id serta Sosial media kami @iciindonesia , @icitalks, @apstv.id @infokomelektrindoofficial”. Pungkas Reiko.

Untuk Informasi dan pembelian tiket dapat menghubungi:

Mikha Estella (08113858883)


KUNJUNGAN MENKOMINFO DAN BAKTI KE LOKASI AKSES INTERNET PT INFOKOM ELEKTRINDO

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Infomatika (BAKTI) bekerjasama dengan PT Infokom Elektrindo tengah menjalankan program akses internet Universal Services Obligation (USO). Program ini bertujuan untuk membangan akses internet di daerah 3T (terdepan, tertinggal, terluar).

Kemarin, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara melakukan kunjungan kerja ke salah satu lokasi akses internet USO yang bertempat di SMP Negeri 1 Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Hadir dalam kunjungan tersebut, Direktur Utama BAKTI Anang Latif, GM Sales PT Infokom Elektrindo Tri Bimo Siswono Putro, Bupati Mulia Yuni Wonda, pejabat daerah setempat, dan masyarakat serta siswa SMP 1 Negeri Mulia.

Dalam sambutannya, Rudiantara mengungkapkan, secara prinsip pemerintah sudah mengambil kebijakan keberpihakan dari sisi teknologi informasi dan komunikasi tanpa memikirkan untung dan rugi. Ia ingin masyarakat dapat menikmati internet gratis sebagai bagian dari konektivitas jaringan tulang punggung.

“Tahun 2019 tidak boleh ada lagi kabupaten di Indonesia yang tidak terhubung dengan jaringan tulang punggung internet berkecepatan tinggi, karena hal tersebut saya hadir di sini untuk memastikan bahwa di tahun 2019 nanti semua itu akan terwujud,” ujarnya di lokasi kunjungan tersebut, Selasa (17/7/2018).

Direktur BAKTI Anang Latif menambahkan, di tahun ini pihaknya akan menambah empat lokasi akses internet di kawasan Puncak Jaya. “Nantinya, di tahun 2019 akan ditutup dengan internet berkecepatan tinggi karena sudah ada Palapa Ring,” katanya.

Sementara itu, General Manager of Sales PT Infokom Elektrindo Tri Bimo Siswono Putro mengatakan, pihaknya hadir pada kesempatan ini untuk membantu program pemerintah dalam pemerataan solusi jaringan infrastruktur telekomunikasi dan Informatika.

“Kami membantu melalui layanan media VSAT berkecepatan tinggi di mana Mulia termasuk dalam wilayah 3T,” terangnya.

Di samping itu, Bupati Puncak Jaya Yuni sangat mengapresiasi kunjungan Menkominfo, BAKTI dan Infokom Elektrindo sebagai penyedia jasa Internet untuk hadir di pedalaman Papua.

“Hal ini kami maknai sebagai wujud komitmen negara hadir sampai pelosok terpencil di wilayah NKRI untuk memberikan perhatian dan pelayanan khususnya di bidang telekomunikasi,” sebutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Infokom Elektrindo melalui program corporate social resbonsibility-nya (CSR) yakni INFOKOM BERBAKTI memberikan bantuan Laptop sebanyak 4 Buah kepada Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Mulia dan SMK Negeri Mulia Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Infokom Elektrindo merupakan salah satu anak perusahaan MNC Media Group. Didirikan sebagai sebuah perusahaan telekomunikasi, kini Infokom telah berkembang menjadi penyedia terkemuka layanan dan solusi terintegrasi teknologi komunikasi di Indonesia

Sumber Berita :www.okezone.com


Kunjungan Komisi 1 DPR RI Ke Lokasi Akses Internet BAKTI dan Infokom

KUNJUNGAN KOMISI I DPR RI KE LOKASI AKSES INTERNET BAKTI dan PT INFOKOM ELEKTRINDO

MEDAN – Komisi I DPR RI melakukan kunjungan kerja ke lokasi akses internet Universal Services Obligation (USO) di Puskesmas Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Kamis (28/6/2018). Kunjungan kerja tersebut rutin dilakukan DPR.

Kunjungan kerja untuk melihat hasil kinerja program Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Infomatika (BAKTI). Diketahui, saat ini BAKTI sedang menjalankan program USO bekerja sama dengan PT Infokom Elektrindo sebagai penyedia jasa telekomunikasi dengan membangun akses internet di daerah 3T (terdepan, tertinggal, terluar).

Hadir dalam kunjungan kerja tersebut Wakil Ketua Komisi I DPR RI Asril Hamzah Tanjung beserta Direktur Ekosistem BAKTI Danny Januar Ismawan, GM Sales PT Infokom Elektrindo Tri Bimo Siswono Putro, dan pejabat daerah setempat.

GM Sales PT Infokom Elektrindo Tri Bimo Siswono Putro mengatakan, penyediaan akses internet di lokasi usulan-usulan Pemda/K/L merupakan salah satu program USO di bidang telekomunikasi dan informatika.

Mekanisme kerja sama dengan sistem sewa layanan. BAKTI membiayai sewa layanan akses internet, pemerintah daerah/kementerian/lembaga memberikan usulan lokasi serta komitmen dalam implementasi, dan penyedia jasa menyediakan bandwidth sesuai pengadaan.

“Jadi program USO ini semacam program, di mana pelayanan secara universal terhadap kewajiban pelayanan layanan telekomunikasi. Dalam program ini kita menyediakan suatu media transmisi berupa VSAT dengan kecepatan tinggi. Itu khususnya memang di daerah-daerah rural yang kita sebut 3T yakni terdepan, tertinggal dan terluar atau rural area,” ujarnya Tri Bimo.

Untuk peruntukkannya ada beberapa jenis. Mulai dari sekolah, balai latihan kerja, puskesmas dan kantor-kantor pemerintah, khususnya di satuan kerja perangkat desa. “Termasuk untuk masyarakat umum di sekitar lokasi perangkat terpasang dengan fasilitas WiFi outdoor,” lanjut Tri Bimo.

Dari sisi kualitas layanan, dijamin akses internet yang diberikan dapat digunakan dengan kecepatan tinggi hingga 2 Mpbs. Dengan kecepatan itu, sebanyak 10 user dapat mengakses internet tanpa kendala kecepatan.

“2 Mbps itu dedicated. Jadi tidak dibagi dengan yang lain. Kalau pembagian dengan komputer mungkin bisa untuk 10 komputer tanpa lemot,” jelasnya.

Infokom selalu berkomitmen membantu pemerintah dalam melaksanakan program USO. Mereka juga selalu memberikan yang terbaik dalam membantu pemerintah melakukan pemerataan infrastruktur telekomunikasi ke seluruh Indonesia.

“Harapannya agar program ini dapat dirasakan oleh masyarakat dan dapat membantu mereka menaikkan kualitas dan taraf hidup mereka. Alhamdulillah sejauh ini masyarakat sangat terbantu,” tandasnya.


PT Infokom Elektrindo Tebar semangat #AKUInfokom di Manager Forum XXXIII MNC Group 2018.

 
Jakarta- MNC Group kembali menyelenggarakan acara rutin perusahaan yaitu Manager Forum yang sudah memasuki jumlah penyelenggaraan untuk ke 30 kalinya. Acara tersebut dibuka oleh Chairman MNC Group Bapak Hary Tanoesoedibjo yang memberikan arahan seputar bisnis yang sedang berkembang saat ini.
 
Dengan Tema acara yaitu “Strategic Business Turnaround Study Case 3”, MNC Group memilih 3 perusahaan dengan pertumbuhan positif untuk melakukan presentasi seputar perkembangan perusahaan kepada seluruh peserta acara. Salah satu dari 3 perusahaan tersebut adalah PT Infokom elektrindo. Melalui Presiden Director PT Infokom Elektrindo Bapak David Fernando Audy, Managing Director, Bapak Widhy Nugroho serta CFO, Bapak Ahmad Sugiri dan team. Infokom memberikan informasi seputar perkembangan perusahaan dari sisi Bisnis, Internal perusahaan serta keuangan.
Managing Director Infokom, Bapak Widhy Nugroho Sedang melakukan presentasi seputar perkembangan Perusahaan
 
PT Infokom Elektrindo memiliki perkembangan yang cukup signifikan sejak tahun 2016. Dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki, Infokom terus melakukan inovasi dan “Excellent Services” untuk para pelanggannya.
Presiden Director PT Infokom Elektrindo, Bapak David Fernando Audy Menerima Penghargaan dari Chairman MNC Group, Bapak Hary Tanoesoedibjo.
 
Dengan Jargon #AKUInfokom dan solid winning team, Infokom akan terus melakukan perubahan-perubahan yang signifikan. Sehingga diharapkan akan memberikan dampak yang positif untuk perusahaan kedepannya. Acara tersebut ditutup dengan pemberian penghargaan oleh Chairman MNC Group, Bapak Hary Tanoesoedibjo kepada ke 3 perusahaan terpilih tersebut.
 
salam,
 
#AKUInfokom
#solidwinningteam
#Infokombangga

CONGRATULATIONS PT INFOKOM ELEKTRINDO FOR WINNING WIIAR

Suasana Penyerahan Pemenang WIIAr 2018

 

Jakarta– Setelah melalui proses seleksi yang cukup panjang akhirnya, acara Winning Innovation and Improvement award (WIIAr) MNC Media 2018 sudah sampai ke titik puncaknya yaitu, pengumuman pemenang yang diadakan pada hari Jumát 4 Mei 2018. Acara yang diadakan oleh tim Holding MNC Media Group merupakan acara rutin yang selalu dilakukan setiap tahunnya.

Sebanyak 73 project inovatif yang masuk ke dalam babak penjurian. Dari puluhan project tersebut diseleksi hingga tersisa 21 project yang melaju dalam tahap final. Para peserta yang tergabung dalam tim dari masing-masing unit bidang mempresentasikan hasil project inovatif dihadapan para juri yang terdiri dari jajaran direksi MNC Group.

PT. Infokom Elektrindo yang berkesempatan untuk menjadi peserta akhirnya keluar menjadi juara untuk kategori :

  1. Company Wide Project (Akses Internet Rakyat)
  2. Subscriber Media, Infrastructure and Digital (Mxdma Systems)

Dalam Kategori Company Wide Project, PT Infokom Elektrindo dengan Project Akses Internet Rakyat (AIR) mendapatkan posisi pertama. project AIR tersebut merupakan project Universal Services Obligation (USO) yang merupakan hasil kerjasama KEMKOMINFO melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) berkerjasama dengan PT Infokom Elektrindo sebagai salah satu dari Indonesian VSAT Provider, membangun Akses Internet di daerah 3T ( Terdepan, Terluar, Tertinggal).

Sedangkan, dalam kategori subscriber Media, Infrastructure and Digital, PT Infokom Elektrindo mendapatkan posisi pertama didalam WIIar dengan teknologi Mxdma Systems. Sebagai perusahaan telekomunikasi berbasis Satelit, Infokom memiliki layanan Infokom VSAT Solutions yang memiliki Teknologi Mxdma Systems yang efisien. Teknologi ini mampu menyesuaikan kebutuhan bandwidth sesuai kebutuhan para pelanggannya.

Semoga dengan kemenangan ini, semakin membuat Kami berkomitmen untuk memberikan Excellent Services untuk para pelanggannya.

Warm Regards

 

 

 

 


Infokom Berbakti, Wujud Tanggung Jawab Sosial PT Infokom Elektrindo

Simbolis penyerahan Laptop untuk SMP Negeri 4 Monta oleh : ki-ka : Ahmad Sugiri ( CFO PT Infokom elektrindo), Latifah Hanum ( Kadiv Hukum & Humas BAKTI), Suaidin M.pd ( Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Monta), Widhy Nugroho ( Managing Director PT Infokom Elektrindo)

Bima, NTB – PT Infokom Elektrindo melalui Program Infokom Berbakti, melakukan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menyerahkan 5 Buah Laptop untuk SMP Negeri 4 Monta kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Penyerahan laptop tersebut bukan hanya pemberian sumbangan, tapi lebih merupakan wujud tanggung jawab sosial PT Infokom Elektrindo Sebagai partner BAKTI yang sedang mengembangkan program Universal Service Obligation (USO) untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Kedatangan PT Infokom Elektrindo dan BAKTI disambut meriah oleh para Guru, Siswa siswi dan masyarakat sekitar sekolah, para siswa dan siswi menyambut dengan menampilkan tarian Wura Bongi Monca, yang merupakan tarian penyambutan khas Bima, Nusa Tenggara Barat.

“Sebagai salah satu penyedia jasa internet di Indonesia, tentunya kami juga memiliki tanggung jawab sosial. Melalui Program INFOKOM BERBAKTI, saat ini kami ingin membantu sekolah-sekolah yang belum memiliki perangkat komputer untuk dapat mempermudah mendapatkan akses informasi yang dapat digunakan untuk kepentingan sekolah dan murid seperti kegiatan UNBK yang saat ini sedang ditempuh oleh para siswa dan siswi di Indonesia,”

Tentunya Infokom berharap program Infokom berbakti ini dapat terus dikembangkan tidak hanya memberikan layanan infrastruktur jaringan dan perangkatnya tapi juga mengarah ke community development untuk masyarakat sekitar.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Monta Suaidin M.pd mengatakan, pihaknya sangat bersyukur mendapatkan bantuan perangkat laptop untuk sekolah, karena selama ini untuk kegiatan ujian dan kepentingan sekolah, kepentingan sekolah biasanya mendapatkan pinjaman laptop milik guru.

Ditambah lagi tahun ini, SMP Negeri 4 Monta berkesempatan untuk melakukan kegiatan UNBK untuk para siswa dan siswi dengan adanya tambahan laptop untuk sekolah, sangat membantu para siswa untuk melaksanakan ujian UNBK tersebut.


BAKTI & Infokom Elektrindo Sosialisasikan Manfaat Akses Internet di NTB

BAKTI & Infokom Elektrindo Sosialisasikan Manfaat Akses Internet di NTB

Kadiv Hukum & Humas BAKTI, Memberikan sosialisasi pemanfaatan akses interenet di SMP negeri 4 Monta, Kabupaten Bima NTB

BIMA — Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) bersama PT Infokom Elektrindo terus mengembangkan program Pemerintah yaitu USO (Universal Service Obligation) dengan mengadakan Sosialisasi Pemanfaatan akses Internet di SMP Negeri 4 Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, pekan lalu.

Program USO tersebut merupakan kewajiban pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan informatika RI (KEMKOMINFO) melalui BAKTI memberikan pelayanan universal di bidang telekomunikasi dan informatika kepada publik untuk mengurangi kesenjangan digital di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) yang secara ekonomi sulit dilakukan oleh penyelenggara telekomunikasi komersial.

“Tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah untuk menginformasikan kepada adik-adik disini khususnya di SMP Negeri 4 Monta, juga masyarakat sekitar, bagaimana dapat memaksimalkan layanan akses internet yang BAKTI berikan,” kata Kepala Divisi Hukum dan Humas BAKTI Latifah Hanum.

Selain itu, kata Latifah, Pemanfaatan Akses Internet tidak hanya sebatas wawasan pelajaran sekolah saja, tetapi masih banyak manfaat yang bisa ditemukan contohnya dari sisi ekonomi, budaya dan lain-lain.

Selaras dengan yang di harapkan BAKTI, Marketing communication PT Infokom Elektrindo Kustri Cahyoadi mengatakan, pihaknya melalui Akses Internet Rakyat akan terus mendukung program BAKTI terkait pembangunan juga sosialisasi pemanfaatan akses internet di daerah 3T khususnya di Sekolah, Puskesmas dan Kantor desa sehingga masyarakat bisa semakin bijak menggunakan akses internet yang di berikan oleh Pemerintah dalam hal ini BAKTI.

“Akses Internet Rakyat merupakan wujud komitmen dan dukungan PT Infokom Elektrindo sebagai salah satu penyedia jasa internet di Indonesia terhadap Pemerintah khususnya BAKTI yang saat ini sedang melaksanakan kewajiban USO untuk seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.